Pers Tour Hari Kedua, Kadis Kominfo Harap Kaloborasi Pentahelix Dapat Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Pelaksanaan pers tour hari kedua, kali ini para Insan pers Mblarah bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto mengunjungi situs kerajaan Majapahit yang berlokasi di kawasan Trowulan, yakni Museum Purbakala Trowulan, Budha Tidur, dan Lembah Mbencirang.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto ini, juga turut didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito.
Dalam arahannya, Ardi menjelaskan, Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap seluruh kehidupan manusia baik dari sektor ekonomi maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto.
"Sehingga kegiatan ini diharapkan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi kita," ucap ardi, di Lembah Mbencirang, Selasa (26/7) siang.
Masih Ardi, Pers Tour ini juga sebagai upaya Pemkab Mojokerto membantu para penggiat ekonomi khususnya tempat wisata di Kabupaten Mojokerto agar dapat bergairah kembali.
"Harapannya dengan melibatkan kalian ini nanti akan terpublikasi dengan wahana yang lebih lengkap dan baru sehingga kemudian kunjungan wisatawan akan lebih meningkat," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ardi, sesuai dengan arahan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi harus melibatkan kolaborasi pentahelix yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.
"Maka saya minta tolong bisa secara masif apa yang kalian alami dari kegiatan ini bisa dibantu dipublikasikan secara luar biasa di kanal-kanal kalian semuanya," ucapnya.
Diakhir sambutannya, Ardi juga mengungkapkan, bahwa masukan dari insan pers dapat menjadi bahan evaluasi untuk Pemkab Mojokerto sendiri, baik dari segi teknis promosi hingga dari sisi publikasi untuk bisa lebih diperbaiki lagi.
"Saya lebih ingin sharing untuk kebaikan potensi-potensi wisata di kabupaten mojokerto," pungkasnya. (Prm;Foto:Shn/Ar)