Demo Image
Peringati Hari Juang Infanteri ke-77, Gus Bupati Mojokerto Hadiri Upacara Penerimaan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya

Peringati Hari Juang Infanteri ke-77, Gus Bupati Mojokerto Hadiri Upacara Penerimaan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, menghadiri Upacara Penerimaan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya Dalam Rangka Hari Juang Infanteri yang ke 77 tahun 2025, Jumat (19/12) pagi.

Upacara yang digelar di Lapangan Pendopo Agung Trowulan itu, dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen Zainul Bahar. Pada sesinya, ia membacakan sambutan Hari Juang Infanteri, yang ditulis oleh Letjen Iwan Setiawan, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat.

Hal pertama yang tercantum pada sambutan Letjen Iwan Setiawan adalah ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi atas perjuangan, dan dedikasi para pasukan Infanteri TNI-AD selama ini.

"Selamat Hari Juang Infanteri kepada segenap prajurit korps Infanteri di TNI Angkatan Darat, disertai dengan ungkapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian saudara sekalian," baca Brigjen Zainul Bahar

Letjen Iwan juga menjelaskan bahwa Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) adalah kegiatan tradisi TNI-AD, yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan Jenderal Sudirman dan para pasukannya, dalam mempertahankan kedaulatan NKRI, khususnya pada agresi militer yang pecah pada tahun 1949 silam.

Selepas upacara, Gus Bupati Muhammad Albarra juga berkesempatan untuk menghadiri sarasehan dan penyerahan bantuan sosial yang digelar oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Sarasehan yang turut diadakan di komplek Pendopo Agung Trowulan itu, ditujukan dalam rangka memperingati HUT Kodam V/ Brawijaya, yang jatuh pada tanggal 17 Desember kemarin.

Pada momen itu, searah dengan peringatan hari juang infanteri, Mayjen Rudy Saladin menekankan bahwa semangat perjuangan para pendahulu harus menjadi pedoman moral bagi para prajurit dalam melaksanakan tugas, sehingga mereka tetap adaptif, disiplin, dan selalu memprioritaskan kepentingan rakyat.

“Semangat juang para pendahulu harus menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas, agar prajurit tetap adaptif, disiplin, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” imbau Mayjen TNI tersebut. (Bad;Foto:Mad/Ng)

@ Designed By Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Mojokerto