Ngopi Bareng AKD, Ikfina Minta Tingkatkan PAD Untuk Kemandirian Desa
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Guna mendorong kemajuan desa menuju desa mandiri di Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Ngopi Bareng bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Mojokerto. Agenda ini berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Jumat (22/4) malam.
Agenda Ngopi Bareng tersebut, dihadiri secara langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko dan para Kepala OPD Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutan arahannya, Bupati Ikfina mengatakan, ngopi bareng dengan AKD kali ini, tidak hanya cuma sekedar silahturahim, tetapi ada suatu tukar pikiran antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa.
"Terima kasih, kesempatan kali ini mari kita manfaatkan demi kebaikan, kemajuan, kemaslahatan masyarakat desanya masing-masing, bagaimana kita mensinergikan program-program pembangunan antara program yang sudah direncanakan dan yang akan direncanakan oleh pemerintah daerah, kemudian disinergikan dengan yang sudah dilaksanakan dan akan dibutuhkan oleh pemerintah desa masing-masing," katanya.
Dalam mengembangkan desa, Ikfina mengatakan, pihaknya berkomitmen akan segera menaikan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk menciptakan desa yang mandiri.
"Intinya bahwa saya ini berkomitmen apa yang saya sampaikan pada saat janji-janji politik saya itu memang suatu cita-cita. Di janji politik saya, saya ingat betul bapak-ibu bahwa untuk ADD ini saya siap menaikkan," ucapnya.
Lebih lanjut, Ikfina menjelaskan pentingnya meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menjadikan kemandirian daerah, karena melihat sekarang Kabupaten Mojokerto masih tergantung dengan pusat.
"Kita sekarang komposisinya 20 persen PAD dan 80 persen dari pusat. Maka kita perlu meningkatkan setidaknya 50% PAD kita, sehingga nanti ada pengurangan dari pusat kita tidak kebingungan," jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ikfina mengatakan,bpemerintah desa juga perlu meningkatkan pendapatan asli desa guna menjadi desa mandiri.
"Hal ini sama dengan desa, bagaimana desa ini punya pendapatan asli desa yang juga jumlahnya ini semakin besar, sehingga nanti ketergantungan desa terhadap dana desa yang di transfer dari pusat ini juga akan semakin berkurang," pungkasnya. (Pram;foto:Vdo/Ar).