Demo Image
Lepas 460 Wisudawati SOTH, Bupati Mojokerto: Tinggalkan Budaya Kolonial Yang Menyesatkan

Lepas 460 Wisudawati SOTH, Bupati Mojokerto: Tinggalkan Budaya Kolonial Yang Menyesatkan

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, mengajak para orang tua untuk meninggalkan budaya era "kolonialisme" yang menyesatkan dalam hal mengasuh anak. Ajakan tersebut dilontarkan oleh Gus Bupati saat ia melepas 460 orang Wisudawati Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Kecamatan Pungging, Kamis (15/1) pagi.

Budaya pola asuh menyesatkan yang menjadi fokus Gus Bupati pada sesi sambutannya ialah asupan nutrisi bagi para balita. Salah satu contohnya seperti mitos tentang Kolostrum, Gus Bupati menyebut bahwa pada era sekarang ternyata masih ada beberapa masyarakat yang menganggap bahwa "kolostrum" atau tetesan ASI pertama harus dibuang, selain karena dianggap kotor, konon kolostrum juga bisa mengakibatkan "sawan" pada bayi.

Hal tersebut dibantah oleh Gus Bupati, karena faktanya kolostrum mengandung protein dan vaksin alami yang sangat dibutuhkan oleh bayi yang baru lahir.

"Perilaku mengasuh balita di negara kita ini masih ada yang menganut budaya budaya kolonial yang merugikan kualitas sumber daya manusia, seperti contohnya keluarnya air susu yang pertama yang disebut kolostrum, justru tidak boleh diberikan kepada bayi kita, padahal kandungan protein dalam kolostrum sangat dibutuhkan oleh bayi" gamblangnya.

Seperti yang diketahui, sejauh kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa di Kabupaten Mojokerto, perihal stunting selalu menjadi fokus problematika jangka panjang. Menurutnya stunting menjadi ancaman masa depan bagi para penerus bangsa. Oleh karena itu Gus Bupati membeberkan bahwa program SOTH yang diusung oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini, bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting, termasuk di Kabupaten Mojokerto.

"Sekolah Orang Tua Hebat ini merupakan terobosan dari BKKBN yang bertujuan untuk memperbaiki pola asuh keluarga yang punya balita dalam rangka percepatan penurunan stunting, karena masalah stunting ini bisa menjadi salah satu hambatan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Mojokerto bahkan di negara yang kita cintai ini," jelasnya.

Di akhir sambutannya pada acara Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat Kecamatan Pungging Tahap Satu itu, Bupati Albarraa turut berpesan kepada ibu-ibu wisudawati agar menerapkan ilmu yang telah didapat dari program SOTH demi terciptanya Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.

"Selamat untuk 460 peserta yang diwisuda pada siang hari ini, panjenengan (anda) berhak menyandang gelar sebagai Orang Tua Hebat, tolong materi pembelajaran yang sudah diajarkan selama ini harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya pada acara yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Pungging itu. (Bad;Foto:Mad/Ng)

@ Designed By Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Mojokerto