Cepat Tanggap, Pemkab Mojokerto Bangun Kembali Rumah Warga Seloliman yang Rusak Akibat Longsor
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menunjukkan respons cepat terhadap bencana tanah longsor yang menimpa warga Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, turun langsung ke lokasi terdampak untuk meninjau kondisi rumah warga sekaligus menyerahkan bantuan.
Warga terdampak longsor adalah Bapak Paikan dan Ibu Eli Munawaroh. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Albarra meninjau kondisi rumah yang rusak berat akibat ambrolnya tembok penahan jalan. Kehadiran beliau menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Bupati menyerahkan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara langsung kepada keluarga terdampak. Selain itu, melalui BPBD Kabupaten Mojokerto, pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako, satu unit kompor gas dua tungku, serta paket perlengkapan keluarga berisi sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, sampo, handuk, pembalut, tisu, senter, kontainer plastik, dan jas hujan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada 25 Desember pukul 15.30 WIB akibat curah hujan tinggi. Tembok penahan jalan ambrol dan berdampak pada rumah milik Bapak Paikan serta rumah milik adiknya, Ibu Eli Munawaroh.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada saat kejadian,” jelas Bambang, Senin (29/12) siang.
Ia menambahkan bahwa kondisi rumah Bapak Paikan saat ini rata dengan tanah, dengan luas lahan 153 m² dan area terdampak seluas 58 m².
“Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui DPRKP2 bersama BPR Majatama merencanakan pembangunan rumah yang terdampak dalam waktu dekat. Kami siapkan dua program pembangunan baru. Kemarin juga sudah dihitung oleh tim teknis, kurang lebih Rp 53 juta. Untuk rumah milik Ibu Eli Munawaroh, kami siapkan Rp20 juta untuk perbaikannya,” ungkapnya.
Bambang juga menekankan pentingnya penguatan tembok penahan tanah sebelum pembangunan rumah dilakukan.
“Kami berharap desa berperan aktif melakukan perbaikan terlebih dahulu agar setelah rumah dibangun tidak ada potensi longsor kembali. Relawan bersama BPBD dan Lumbung Sosial Kemensos di Trawas juga sudah bergerak memberikan bantuan darurat berupa makanan, minuman, mi instan, selimut, dan perlengkapan mandi. Semua pihak sudah berpartisipasi aktif,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyampaikan rasa prihatin sekaligus komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Alhamdulillah pada kesempatan yang berbahagia ini saya bisa berkunjung ke Pak Paikan secara langsung setelah mendapatkan informasi mengenai longsornya tembok penahan tanah yang mengakibatkan rumah beliau terdampak,” ujar Bupati Albarra.
Beliau menekankan bahwa kondisi cuaca yang masih tidak menentu hingga awal tahun depan menuntut seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kita harus meningkatkan kesiapsiagaan terkait potensi bencana lainnya. Rata-rata kondisi longsor ini berada di beberapa kecamatan seperti Trawas, Pacet, Gondang, dan Jatirejo. Kami berharap BPBD meningkatkan kesiapsiagaannya,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah bergerak cepat membantu warga terdampak.
“Terima kasih kepada Bank Majatama yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk memberikan bantuan renovasi atau pembangunan ulang rumah warga hingga selesai,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Albarra berpesan agar masyarakat Desa Seloliman dapat berperan aktif dalam membangun tembok penahan tanah agar bencana longsor tidak terjadi lagi.
“Kami berharap desa bisa bekerja sama dan bergotong royong menyelesaikan tembok penahan tanah, agar rumah dapat dibangun ulang,” harapnya.
Bapak Paikan, salah satu warga terdampak, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah.
“Saya ucapkan terima kasih atas semua bantuannya. Terutama kepada Gus Barra, Bupati kita, saya ucapkan beribu-ribu terima kasih atas tanggapannya yang begitu cepat membantu kami yang terdampak longsor,” ungkapnya.
Kunjungan Bupati Mojokerto Muhammad Albarra beserta jajaran perangkat daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan respons cepat terhadap bencana. Bantuan pembangunan RTLH, sembako, dan perlengkapan keluarga diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya. (Prm;Foto:Ajb/Ng)