Bupati Mojokerto Lantik 91 PNS, Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab ASN
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Rabu (15/4) pagi, di Pendapa Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Barra menegaskan, pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar status, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Mojokerto dalam mencetak aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern. Selain 91 PNS yang diambil sumpahnya, sebanyak 74 PNS lainnya juga dilantik dalam jabatan fungsional dari berbagai bidang keahlian.
Para PNS yang diambil sumpahnya merupakan CPNS formasi tahun 2025 yang telah melalui proses panjang, mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi kompetensi bidang (SKB), hingga masa percobaan selama satu tahun serta pendidikan dan pelatihan dasar.
"Pengangkatan saudara bukanlah proses yang instan, melainkan hasil dari perjuangan panjang. Oleh karena itu, saudara harus mampu menunjukkan kualitas dan kapasitas sebagai ASN yang profesional dan berintegritas," ujar Gus Barra.
Gus Barra juga menyoroti bahwa mayoritas PNS yang dilantik merupakan generasi Z yang dikenal adaptif, kreatif, dan melek teknologi.
"Untuk itu, pemerintah daerah membutuhkan inovasi dan gagasan segar dari para ASN muda guna mendorong kemajuan daerah," imbuhnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini mengingatkan pentingnya peran ASN sebagai pelayan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai dasar 'BerAKHLAK', yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Ia pun berpesan agar para ASN terus belajar, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Menurutnya, ASN harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan global dan kebutuhan masyarakat.
"Tanamkan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani," tegasnya.
Kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan petikan keputusan bupati secara simbolis kepada perwakilan peserta, serta dihadiri oleh kepala OPD serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. (Dhn)