Bupati Mojokerto Hadiri Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi usaha mikro menjadi usaha kecil, dengan mengembangkan produksi dan pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia serta desain dan teknologi, yang dilaksanakan di Wisata Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, (30/5) siang.
Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina menceritakan mengenai hasil rakor bersama Gubernur Jawa Timur yang membahas terkait PMK di Malang (30/5) pagi tadi. Bahwa saat ini sebanyak 25 Kabupaten/kota di Jawa Timur yang terserang PMK.
"Penyakit ini sangat menular bagi hewan ternak namun tidak pada manusia. Akan tetapi, penyebarannya melalui manusia," terangnya.
Dengan adanya permasalah PMK ini, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini, telah menyediakan aplikasi tumbas, sebagai solusi untuk penjualan hewan ternak di wilayah Kabupaten Mojokerto.
"Diharapkan aplikasi tumbas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto," harapnya.
Selain itu, lanjut Ikfina, Pemerintah saat ini dituntut untuk melakukan pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Namun, pemerintah masih kesulitan dalam hal mencari supplier. Ia menilai saat ini masih banyak masyarakat yang belum masuk ke dalam pasar digital.
"Yang menjadi penelian utama adalah kecepatan bukan lagi banyaknya atau kuantitasnya. Melainkan kecepatan dalam memberikan pelayanan," terangnya.
Di era revolusi industri 5.0 ini, lanjut Ikfina, belanja sudah tidak perlu membawa dompet cukup membawa HP.
"Kita sudah dipermudah menggunakan transaksi digital dengan menggunakan Qris," pungkasnya. (Dhan;foto:Luq/Ar)