Demo Image
Bupati Mojokerto Akan Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Blimbingsari Sooko

Bupati Mojokerto Akan Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Blimbingsari Sooko

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan meninjau langsung kondisi rumah warga di Dusun Karangsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, yang dinilai sudah tidak layak untuk ditempati.

Dalam kunjungan yang berlangsung Sabtu, (14/3) siang, Bupati Mojokerto bersama Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), BPBD, Forkopimca Sooko, serta Kepala Desa Blimbingsari mendatangi rumah milik seorang warga bernama Eni yang selama ini tinggal bersama ibunya dalam kondisi rumah yang memprihatinkan.

Bupati Albarraa menjelaskan bahwa berdasarkan laporan masyarakat, rumah yang ditempati Bu Eni sudah tidak layak huni. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Bu Eni juga merawat ibunya yang sudah tidak dapat melihat akibat sakit katarak sejak kurang lebih sembilan tahun terakhir.

"Kami hari ini berkunjung ke rumah Bu Eni di Dusun Karangsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko. Berdasarkan informasi dari masyarakat, rumah ini memang sudah tidak layak huni. Bu Eni juga tinggal bersama ibunya yang mohon maaf sudah kurang lebih sembilan tahun tidak bisa melihat karena sakit katarak,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Melihat kondisi tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu berkomitmen untuk segera melakukan pembangunan kembali rumah Bu Eni agar menjadi tempat tinggal yang layak dan aman bagi mereka berdua.

"Kami mengunjungi langsung kondisi rumah ini dan insyaallah akan kita bangun sehingga menjadi rumah layak huni kembali. Harapannya setelah dibangun nanti Bu Eni dan keluarga bisa hidup lebih layak, jadi kalau hujan tidak kehujanan dan kalau panas tidak kepanasan," jelasnya.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menyoroti bahwa meskipun Kecamatan Sooko merupakan kawasan yang cukup padat penduduk dan dekat dengan pusat kota, masih ditemukan rumah warga yang kondisinya memerlukan perhatian pemerintah.

"Padahal Sooko ini termasuk kecamatan yang ramai penduduk, tetapi masih ada rumah yang kondisinya tidak layak huni. Karena itu kami berkomitmen untuk terus membangun dan memperbaiki rumah-rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Mojokerto," tegasnya.

Ia menambahkan, proses pembangunan rumah tersebut direncanakan akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri. Pemerintah memastikan rumah tersebut nantinya dapat langsung ditempati dengan kondisi yang layak.

"Pengerjaannya insyaallah dimulai setelah Lebaran. Panjenengan tenang saja, nanti setelah selesai tinggal menerima kunci rumahnya dan pastinya sudah layak untuk ditinggali," pungkas Gus Barra. (Dhn)

@ Designed By Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Mojokerto