Demo Image
Bupati Mojokerto Ajak Siswi Al Hidayah Minum TTD Hingga Beri Edukasi Gizi Seimbang

Bupati Mojokerto Ajak Siswi Al Hidayah Minum TTD Hingga Beri Edukasi Gizi Seimbang

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengajak seluruh siswi di Kabupaten Mojokerto secara serentak minum tablet tambah darah (TTD). Agenda yang dikemas Jumat CERIA (Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif dan Aktif) itu, sekaligus memberikan pelayanan pemeriksaan dan edukasi gizi seimbang terhadap seluruh siswi SMP hingga SMA di halaman sekolah SMP-SMA Al Hidayah, Simbaringin, Kutorejo, Jumat (11/11) pagi.

Agenda Jum'at Ceria yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto itu menggandeng UPT Puskesmas Pesanggrahan untuk mengajak seluruh siswi secara serentak mengkonsumsi tablet tambah darah.

Bupati Ikfina mengatakan saat ini Indonesia menghadapi permasalahan cukup besar yakni terkait stunting. Apalagi, balita yang gagal tumbuh atau stunting salah satunya juga diakibatkan kurang darah atau anemia pada ibu hamil. Bahkan, kekurangan darah tidak hanya terjadi saat ibu hamil saja, melainkan anemia juga dapat menimpa perempuan saat usia remaja.

"Jadi kita harus bersama-sama berupaya bagaimana semua yang ada di sini tidak ada kekurangan darah," ucap Ikfina.

Ikfina menjelaskan, menstruasi salah satu penyebab wanita kekurangan darah sehingga ia mengajak seluruh siswi SMP-SMA Al Hidayah, Kutorejo agar mengkonsumsi makanan mengandung zat besi lantaran menjadi pendukung utama dalam memproduksi sel darah merah.

"Makanan apa saja yang mengandung zat besi yaitu bayam, kacang-kacangan. Makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, udang dawu dan kuning telur," jelasnya.

Menurut Bupati Ikfina, sepertiga hingga dua pertiga remaja putri mengalami kekurangan darah. Sehingga hal ini dapat membahayakan remaja putri yang kekurangan zat besi tidak hanya mengakibatkan kekurangan darah. Namun juga menyebabkan otak lebih lama berpikir dan sulit konsentrasi.

"Karena kita tidak bisa menghentikan menstruasi setiap bulan, maka kita harus makan makanan yang mengandung zat besi," ungkapnya.

Ikfina menambahkan, ada dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh. Misalnya, minum kopi dan teh sebelum satu jam makan dapat menghambat penyerapan zat besi.

"Penyerapan bisa berbentuk ferri dan ferro. Ketika ada zat asam di dalam perut maka bentuknya ferro akan mudah diserap. Kalau bentuknya ferri maka akan susah diserap," tandasnya. (Dhan;Foto:Shn/Ar)

@ Designed By Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Mojokerto