Demo Image
Bupati Ikfina Terima Audiensi FSPMI Mojokerto

Bupati Ikfina Terima Audiensi FSPMI Mojokerto

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menerima audiensi dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Mojokerto yang berlangsung di ruang rapat Asisten, Pemkab Mojokerto, Senin (28/11) siang.

Audiensi dengan serikat pekerja itu dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Didik Chusnul Yakin. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto, Perwakilan BPS Kabupaten Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut Pimpinan Cabang (PC) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) FSPMI Eka Hernawati menyampaikan terkait hasil rapat yang telah dilakukan dengan dewan pengupahan Kabupaten Mojokerto. Dimana pihaknya mengusulkan besaran upah minimum kabupaten (UMK) 2023 Kabupaten Mojokerto naik 13 persen mengacu pada Permenaker Nomor 18 tahun 2022.

"Tetapi ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan bersama sebelum nanti ibu Bupati membuat surat rekomendasi yang akan ditujukan ke Gubernur," jelasnya.

Eka berharap, dengan pertemuan bersama Bupati Mojokerto ini bisa membawa dan menghasilkan rekomendasi yang dapat menguntungkan semua pihak. Selain itu Eka juga menyebut pertemuan audiensi seperti ini lebih positif untuk mengkomunikasikan suatu aspirasi daripada melakukan aksi massa. 

"Jujur bu kami tidak mendukung Mojokerto ini seperti beberapa tahun yang lalu yang dipenuhi dengan masa-masa aksi, itu yang selalu kami jaga. Sehingga kami selalu mengedepankan komunikasi seperti ini," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Ikfina mengucapkan banyak terima kasih kepada FSPMI karena lebih bijaksana dalam berproses untuk menghasilkan suatu bentuk usulan. Ikfina juga menyampaikan, ketetapan besaran nilai yang akan jadi acuan gaji pekerja tahun depan sepenuhnya akan diserahkan ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

"Saya sangat mengapresiasi karena kalian ini menginformasikan kepada saya. Dan kalian sudah melangkah lebih jauh karena sudah bertemu sekda provinsi dan kita bisa berproses. Tetapi nanti tetap keputusan pada bu gubernur seperti pengalaman tahun kemarin," terangnya.

Tahun lalu, Ikfina dilibatkan Gubernur Jatim untuk memberikan masukan terkait dengan persoalan yang sama.  "Dan kita pasti disuruh menyampaikan satu persatu begitu," tukasnya.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto itu meminta persoalan ini diselesaikan secara bersama-sama dengan keputusan yang terbaik, dengan minimal kerugian.

"Kalau kita sebenarnya ingin semuanya tidak ada yang dirugikan. Jadi win win solusi gitu ya, cuma ya kita masih proses," pungkasnya. (Dhn;Foto:Mki/Ar).

@ Designed By Dinas Komunikasi & Informatika Kab. Mojokerto