Antisipasi Lonjakan Pemudik, Forkopimda Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakor Angkutan Lebaran 2022 Provinsi Jatim
Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Angkutan Lebaran Tahun 2022 bersama Forkopimda Provinsi Jawa Timur, di The Singhasari Resort Batu, Sabtu (23/4) Sore.
Rakor yang juga dihadiri Forkopimda se-Jawa Timur tersebut dilakukan guna meningkatkan sinergi dan kaloborasi pemerintah bersama unsur terkait lainnya, dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik dan kenaikan kasus Covid-19 pada saat hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tahun 2022.
Dalam sambutan arahannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 003/3319/SJ tentang Halal bi Halal pada Idul Fitri tahun 2022, ia menjelaskan terkait maksimal jumlah tamu pada kategori PPKM Level 1.
"Halal bihalal diperbolehkan, dalam kondisi seperti ini SE dari Kemendagri yang terbaru imi menyampaikan kalau level 1 boleh seratus persen, tetapi halal bi halal diatas seratus orang, maminnya dikemas dan tidak diperkenankan dikomsumsi ditempat acara," ujarnya.
Selain itu, dalam rakor tersebut, Gubernur Kofifah meminta kepada bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati untuk mengawasi dan memastikan beberapa kawasan wisata pemandian khususnya wilayah Pacet dan Trawas untuk tidak melebihi kapasitas maksimal.
"Saya minta tolong dicek ulang Padusan karna titik pemandiannya banyak sekali disana, sehingga titik-titik dimana kapasitas maksimal ibu bupati mohon bisa dipastikan karena begitu banyak titik-titik pemandian di Pacet," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono mengatakan, Dalam mengantisipasi lonjakan pemudik hari raya Idul Fitri tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan armada lebaran dengan total sebanyak 8.224 untuk moda transportasi jalan.
"Yang terbagi dari 4.113 AKDP dan 4.111 AKAP, moda kereta api sebanyak 73 Train set, moda penyebrangan terdiri 50 kapal, moda laut sebanyak 48, sedangkan terdapat 65 penerbangan untuk moda udara," katanya.
Lebih lanjut, dalam mengatasi kemacetan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, Khususnya di wilayah Kabupaten Mojokerto, Nyono mengatakan, ia menyiapkan beberapa jalur alternatif, seperti jalur alternatif Mojokerto - Jombang dan jalur Mojokerto-Kertosono.
"Jalur Mojokerto-Jombang yakni, Mlirip, Lespadangan Gedeg, Ploso, Tambak beras, Sambong, Jombang. Sedangkan untuk jalur Mojokerto - Kertosono dijalur Mojokerto, Gedeg, Ploso, Plandaan, Lengkong, Ketosono," terangnya.
Lanjut Nyono, dalam keterangannya, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, terkait dengan pemberian pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran, ia mengatakan, akan menyediakan beberapa pos pengamanan dan pelayanan terpadu.
"Terdapat 169 pos pengamanan, 49 pos pelayanan, dan 23 rest area yang tersebar di Jawa Timur," pungkasnya. (Prm;Foto:Khl/Ar).