Warga Mojoanyar dan Balita Asal Jetis Terpapar Virus Corona

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto kembali mencatat adanya tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Update tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per Jumat (22/5) resmi dirilis juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto.

“Per Jumat (22/5) ada tambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dua pasien ini berasal dari Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto dan dari Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto,” ujarnya, Jumat (22/5).

Ardi menjelaskan, pasien asal Mojoanyar, yakni pasien laki-laki dengan inisial S berusia 28 tahun. “Pasien ini sehari-harinya bekerja sebagai tenaga farmasi di RS Dr. Soetomo Surabaya,” tuturnya.

Pasien S, lanjut Ardi, awalnya merasakan demam dan berobat ke bidan desa setempat pada 6 Mei lalu dan pada 9 Mei, pasien berobat ke RS Kamar Medika Kota Mojokerto kemudian menjalani rawat jalan.

“Pada 11 Mei, pasien kembali ke RS Kamar Medika untuk menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Setelah mengetahui hasil rapid testnya reaktif, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soekandar Mojosari untuk pengambilan sample uji swab,” jelasnya.

Sembari menunggu hasil uji swab keluar, Ardi mengatakan, pasien S menjalani perawatan di RSUD Dr. Soekandar Mojosari. “Hasil uji swabnya baru keluar hari ini, hasilnya positif. Pasien kemudian menjalani perawatan di RSUD Dr. Soekandar Mojosari,” kata Ardi.

Sementara itu, pasien lainnya yakni balita berusia empat tahun berinisial G asal Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. “Pasien ini sebelumnya adalah OTG (Orang Tanpa Gejala) dari Desa Bendung yang sebelumnya sudah ada dua kasus terkonfirmasi Covid-19. G merupakan pasien yang serumah dengan pasien yang sebelumnya juga terpapar virus corona,” bebernya.

Pasien G menjalani rapid test pada 25 April lalu dan hasilnya non-reaktif. Mengingat ada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungannya, pasien G kembali menjalani rapid test pada 9 Mei lalu dan hasilnya reaktif.

“Pasien G kemudian menjalani perwatan di RSUD Dr. Soekandar Mojosari dengan gejala batuk, pilek dan demam. Pada 11 Mei lalu, tim medis juga melakukan pengambilan sample untuk uji swab pasien G,” katanya.

Hasil uji swab pasien G baru keluar pada Jumat (22/5) yang hasilnya adalah positif. “Karena hasil uji swab pasien G sudah menunjukkan jika pasien terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini pasien menjalani perawat di RSUD Dr. Soekandar Mojosari,” pungkasnya.

Dengan adanya tambahan dua kasus baru ini, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto adalah 19 orang. Dengan rincian, 16 pasien masih menjalani perwatan medis, dua pasien telah sembuh dan satu pasien meninggal dunia. (Khl/Ar).