Tiga Kecamatan di Wilayah Mojokerto Selatan Turut Berebut Peringkat Penanganan Covid-19 Terbaik

Diskominfo Kabupaten Mojokerto – Tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto bagian selatan turut berlomba merebutkan peringkat kecamatan terbaik dalam hal penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Tiga kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Trowulan, Dlanggu dan Ngoro. 

Masing-masing kecamatan tersebut, mengikuti verifikasi lapangan bersamaan dengan tiga kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Mojokerto bagian utara, yakni Kecamatan Dawarblandong, Gedeg dan Kemlagi, Rabu (11/11).

Tim pertama verifikator lapangan kegiatan Stimulan dan Insentif Penanganan Covid-19 di Wilayah Kecamatan tahun 2020 mulai berangkat menuju sasaran masing-masing pada pukul 8 pagi. 

Proses verifikasi diawali dari Kecamatan Trowulan. Kedatangan rombongan tim pertama ini disambut hangan oleh Camat Trowulan, Try Rahardjo beserta staf dan Muspika Kecamatan Trowulan.

Usai menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim verifikator, Camat Trowulan selanjutnya menyampaikan secara singkat beberapa inovasi yang diciptakannya untuk menangani Covid-19 di wilayah kerjanya.

“Di Bidang Keamanan dan Ketertiban, dalam 14 hari terakhir ini kami melakukan Operasi Yustisi Simpatik. Jadi bagi warga Kecamatan Trowulan yang tertib protokol kesehatan, kami beri reward satu paket masker yang berisi 5 masker. Kami juga menyematkan pin ‘Duta Masker Kecamatan Trowulan’ untuk mereka,” katanya.

Try Rahardjo menambahkan, di Bidang Pemulihan Ekonomi, Kecamatan Trowulan juga menciptakan inovasi yang dinamai ‘Umik Balbalan’. “Untuk pemulihan ekonomi dalam pandemi ini, kami punya program ‘Umik Balbalan’ ini singkatan dari Usaha Mikro Bangkit Lagi di Kecamatan Trowulan. Kami menyediakan sarana pemasaran untuk para pelaku usaha agar bisa bangkit di tengah pandemi,” bebernya.

Camat Trowulan juga menceritakan, kegiatan yang dilakukan di Bidang Kesehatan dalam penanganan Covid-19, pihaknya bersinergi dengan tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Trowulan, unsur Polri, TNI serta unsur lainnya untuk bersama-sama melakukan tindakan ketika didapati warganya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami juga punya Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Trowulan, kami ada posko juga. Saat ada warga kami yang terkonfirmasi positif Covid-19, unsur-unsur Muspika dan tenaga kesehatan kita datang bersama-sama. Kami juga memberikan support kepada mereka yang terpapar Covid-19 agar semangat sehingga sembuh,” imbuhnya.

Usai melakukan verifikasi di Kecamatan Trowulan, tim verifikator selanjutnya bergeser menuju lokasi kedua, yakni Kecamatan Dlanggu. Tak jauh berbeda dengan Kecamatan Trowulan, kedatangan rombongan tim verifikator disambut pula oleh Camat Dlanggu yang didampingi personil UPT Puskesmas Dlanggu, Polsek Dlanggu, serta Koramil Dlanggu.

Dalam kesempatan kali ini, Camat Dlanggu menyampaikan inovasi-inovasi yang telah diciptakan Kecamatan Dlanggu dalam penanganan Covid-19. Salah satunya, pihaknya juga menyampaikan bahwa Desa Mojokarang memiliki Satgas Penanganan Covid-19 yang mandiri.

“Satgas Penanganan Covid-19 Desa Mojokarang ini mandiri sekali, terkait penanganan, relawan Desa Mojokarang bisa melakukan sendiri dan sesuai dengan SOP penanganan Covid-19. Pemakanan dengan protokol kesehatan pun secara utuh dilakukan oleh relawan desa,” bebernya.

Tim verifikasi regu pertama yang dikomandani oleh dr Ulum Rokhmat Rokhmawan selanjutnya melakukan verifikasi lapangan dengan melakukan pengecekan administrasi Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Dlanggu. Tidak hanya itu, tim verifikator juga diajak melakukan verifikasi di Satgas Penanganan Covid-19 Desa Mojokarang.

Setelah melakukan verifikasi di Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Dlanggu dan Desa Mojokarang, tim verifikator selanjutnya bergeser menuju Kecamatan Ngoro untuk melakukan verifikasi lapangan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim verifikator pun usai disambut pihak Kecamatan Ngoro langsung melakukan verifikasi dengan melakukan pengecekan administrasi Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Ngoro. (Khl/Ar).