Menghadapi Era Digital, Pemkab Mojokerto Siapkan Program "Mojo Pinter"

Menghadapi era digital, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyiapkan program baru. Program berbasis digital dan mengandalkan internet ini rencananya akan dinamai Mojo Pinter. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto Pungkasiadi saat membuka Jambore Kader PKK 2019, Kamis (5/9/2019).

"Sebenarnya kita sudah telat, tapi saya tidak ingin kalau tindakan yang kami ambil semakin telat, kami siapkan program baru, Mojo Pinter. Program ini berbasis digital dan mengandalkan internet," ujar Pungkasiadi.

Untuk mendukung program tersebut, pada 2020 mendatang, Pemkab Mojokerto bakal menambah bandwith di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan di tingkat Pemerintah Desa. "Saya mau nantinya masing-masing OPD dan Pemerintah Desa tidak hanya ditambah bandwithnya, bahkan harus punya jaringan sendiri, agar tidak terganggu," tegasnya.

Dengan adanya program tersebut, seluruh aktifitas OPD dan masyarakat akan berbasis digital. Baik mulai aktifitas pelayanan hingga aktifitas rapat nantinya sudah bisa dilakukan secara digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ardi Sepdianto mengajak masyarakat melalui kader PKK agar melek IT. "Jangan sampai kemampuan kita bermedsos dan berselancar di internet itu membuat anda terjebak hal-hal negatif," ujar Ardi.

Ardi menambahkan, kegiatan Jambore Kader PKK 2019 ini diikuti 304 orang kader PKK dari tingkat desa se-Kabupaten Mojokerto. Selain peserta akan disuguhkan berbagai materi, peserta juga akan diajak belajar team building untuk meningkatkan kekompakan PKK. (Khl/Ar; Foto : Joko)