Jadi Pembicara di SOTH Desa Gunungsari, Bupati Ikfina Beri Edukasi Soal Kehamilan

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati kembali menjadi pembicara dalam agenda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) BKB Dahlia, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Rabu (21/9). Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina memberikan edukasi soal kehamilan. 

"Kita bicara kesehatan pada ibu hamil, yang pertama yang harus diperhatikan, kalo kita bicara tentang kehamilan, nomor satu ibu hamil itu tidak boleh kurang darah, maka syarat kalau sebelum hamil itu kita betul betul darah merahnya (HB-nya) harus normal, lebih dari 11 tidak boleh kurang dari 11 angkanya, kenapa karena darah ini fungsinya adalah sebagai alat transportasi yang ngangkut oksigen dan ngangkut zat-zat makanan," ungkapnya. 

Oleh karena itu, Bupati Ikfina juga memberikan tips untuk ibu hamil. Di antaranya, ketika hamil tidak boleh kekurangan darah. Ikfina menyarankan, ketika hamil setiap harinya agar minum satu tablet penambah darah. 

"Orang hamil itu tiap hari harus minum tablet tambah darah, apakah ada efek sampingnya? Efek sampingnya hanya fasesnya berwarna gelap, karna tubuh kita ini sudah ada patokannya, meskipun yang dimakan banyak tapi yang diambil hanya seperlunya tubuh kita. Yang penting tidak sampai kekurangan darah," ujarnya. 

Bupati dengan latar belakang dokter ini pun menyinggung persoalan porsi makan yang harus proporsional dengan gizi yang seimbang. "Makan secara proposional dengan pola gizi seimbang satu porsi lebih banyak dari pada sebelum hamil. Kalo biasanya kita tiga kali sehari, untuk ibu hamil boleh nambah satu porsi lagi per hari, satunya jatah untuk anaknya," jelasnya.

Bagaimana makanan yang seimbang itu? Lanjut Ikfina, satu piring dibagi menjadi tiga bagian. Yakni sepertiga. Sepertiga untuk nasi, sepertiga lagi untuk sayur dan sepertiga yang selanjutnya dibagi menjadi dua bagian lagi, dimana isinya adalah lauk dan buah. 

Dengan memberika edukasi bagi ibu hamil ini, Bupati Ikfina berharap, peserta SOTH menjadi paham dan tidak sampai salah perlakuan ketima sedang hamil. "Kesehatan itu nomor satu, karena sehat itu tidak bisa dibeli," tukasnya. (Khl;Foto:Luq/Ar).