Gubernur Jatim Lantik Bupati Mojokerto

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik Pungkasiadi sebagai Bupati Mojokerto sisa masa jabatan 2016-2021, yang dilaksanaka di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/1).

Dalam kesempatan yang sama, sang istri, Yayuk Ismawati Pungkasiadi juga dilantik sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Mojokerto oleh Arumi Emil Elestianto Dardak, selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya Gubernur Jatim berharap, bupati yang baru dilantik dapat mengemban amanah dan menjalankan pemerintahan dengan baik. “Kita harus menatap masa depan Jawa Timur menjadi provinsi terbaik di Indonesia,” katanya.

Hingga saat ini, menurut gubernur ada 16 provinsi yang logistiknya tersuport oleh Jatim. “Di republik ini, Jatim punya sejarah besar yakni Kerajaan Majapahit yang bisa mempersatukan nusantara dengan Bhineka Tunggal Ika dan Merah Putih yang di kibarkan,” ungkapnya.

Sementara Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengungkapkan, tata laksana pemerintahan Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan progress yang signifikan. Upaya-upaya pembangunan dan inovasi diganjar dengan banyak prestasi.

Di antaranya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2019 tingkat Madya, sekaligus Puskesmas Pelayanan Ramah Anak (PRA) Terbaik 2019 atas UPT Puskesmas Gondang. Serta predikat Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Mojokerto kategori Wiwerda.

Selain itu, Kabupaten Mojokerto berhasil masuk dalam Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur 2019, atas inovasi Nenek Cantik Pejuang ASI (Nenci) Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar.

Disusul Anugerah Pandu Negeri (APN) tahun 2019 kategori Silver, dari Indonesian Institute Public Governance (IIPG). APN diberikan pada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin yang inovatif. para peraih penghargaan, dinilai berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.

Ombudsman Republik Indonesia juga mengakui kinerja pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Mojokerto di bawah kepemimpinan Pungkasiadi. Mereka mengganjar dua penghargaan sekaligus, terkait kepatuhan standar pelayanan publik di Kabupaten Mojokerto. Yakni predikat Kepatuhan Tinggi dengan nilai 99,63. Kedua, predikat Kepatuhan Tertinggi tingkat kabupaten (dari 71 kabupaten/kota se-Indonesia). (Khl/JNR).