Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan Keramik Kepada 33 IKM

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan hibah dari PT.Arwana sebanyak 1.500 meter persegi bagi 33 IKM makanan-minuman (Mamin) yang belum memiliki tempat produksi layak. Bantuan hibah keramik tersebut disalurkan untuk menunjang tempat produksi IKM yang bersih dan aman sehingga bisa meningkatkan kualitas produk para pelaku IKM di Wilayah Kabupaten Mojokerto.

Bantuan keramik untuk pelaku IKM itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto kepada pelaku IKM yang diwakili IKM Yulia Jaya, produksi kripik tempe milik Suaiba. Penyerahan bantuan itu juga dihadiri Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah, Camat Sooko Masluchman, Kepala Desa Gemekan beserta perangkat dan BPD Desa Gemekan.

Bupati Ikfina mengatakan, dalam melakukan proses produksi mamin itu para pelaku IKM dituntut untuk mempertimbangkan dan memastikan produksinya aman dan tidak membahayakan. Menurut Ikfina, salah satu upaya untuk mendukung produk aman yaitu dengan memiliki tempat produksi yang mendukung dan memiliki tingkat kebersihan tinggi.

"Kalau kita berbicara mengenai makanan maka kalau semakin tinggi tingkat kebersihannya maka makanan tersebut semakin awet. Untuk itu tempat produksi harus dijaga kebersihannya" terang Ikfina saat menyerahkan bantuan hibah keramik kepada IKM Mamin, di rumah industri IKM Yulia Jaya, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/9) siang.

Bupati perempuan pertama ini berencana akan bekerjasama dengan beberapa pabrik keramik yang ada di Mojokerto untuk menunjang tempat produksi para pelaku IKM agar aman dan higienis. Ia juga yakin perusahaan-perusahaan besar di kabupaten Mojokerto itu mau berkolaborasi dengan Pemkab Mojokerto untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto khususnya dibidang IKM.

"Tentunya ini suatu peluang yang bisa kita lanjutkan. Kita libatkan pabrik keramik yang ada di Mojokerto. Tinggal kita data mana saja pelaku IKM di kabupaten Mojokerto yang menghasilkan produksi mamin dan tempat produksi nya ini masih belum layak, ini nanti dengan data yang mendukung serta alamat yang jelas, saya yakin dari perusahaan besar pasti akan mau bekerjasama," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah mengatakan, bantuan hibah keramik tersebut merupakan bantuan CSR dari PT.Arwana yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin RI. Ia juga mengatakan bantuan hibah tersebut akan disalurkan kepada pelaku usaha sesuai permintaan penerima.

"Dari bantuan keramik tersebut nanti akan dibagikan sesuai kebutuhan dari 33 IKM yang menerima," pungkasnya. (Dhn;Foto:Mki/Ar)