Bekerja di Surabaya, Warga Pungging Positif Covid-19

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - M, laki-laki berusia 25 tahun warga asal Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto dinyatakan positif Covid-19. Dengan tambahan kali ini, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto menjadi 17 orang. 

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menjelaskan, pasien ke-17 ini sehari-harinya bekerja di Badan Perencanaan Daerah Pemerintah Kota Surabaya yang berdomisili di Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. 

"M ini tinggal di rumah kost yang ada di Kota Surabaya, pada 3 Mei lalu, M mengalami batuk pilek, setelah minum obat, M sembuh. Kemudian sakit M itu kambuh pada 7 Mei saat M pulang ke rumahnya di Pungging," tuturnya, Jumat (22/5). 

Setibanya di Mojokerto, lanjut Ardi, M kemudian berobat ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto dan menjalani rawat jalan. "Hingga 11 Mei, sakit M belum juga sembuh, kemudian M menjalani rapid test yang hasilnya reaktif," ungkapnya. 

Ardi menambahkan, menindaklanjuti hasil rapid test M yang reaktif tersebut, M menjalani pengambilan sample untuk uji swab pada 13 Mei lalu. "Setelah sample diambil, sambil menunggu hasil swab, M menjalani isolasi mandiri," kata Ardi. 

Hasil uji swab pasien M baru keluar pada Kamis (21/5). Hasil uji swab yang keluar menyatakan bahwa M positif terpapar virus corona. "Mengetahui hal itu, saat ini pasien menjalani isolasi mandiri dengan protokol penanganan Covid-19 yang ketat dan tepat," pungkasnya. 

Hingga saat ini, jumlah total pasien yang terjangkit virus corona di Kabupaten Mojokerto berjumlah 17 orang, dengan rincian 14 pasien masih dalam perawatan, dua pasien telah dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal dunia. (Khl/Ar).