25 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Kemlagi

Akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Rabu (27/11/2019) siang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat sedikitnya ada 25 rumah rusak. Kerusakannya yang dialami pun bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mochammad Zaini mengatakan, dari hasil pendataan tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto, tercatat 25 rumah yang terdampak.

“Total ada 25 bangunan rusak. Dari 25 bangunan itu, tujuh bangunan mengalami rusak berat, delapan rusak sedang dan 10 rusak ringan,” ungkap Zaini saat dikonfirmasi, Rabu (27/11/2019) malam.

25 bangunan yang terdampak angin kencang tersebut tersebar di empat desa, yakni Desa Pandankrajan, Desa Mojogebang, Desa Mojowiryo dan Desa Mojowono. Zaini menambahkan, rumah rusak paling banyak berada di Desa Pandankrajan.

“Paling banyak rumah rusak ada di Dusun Sambikerep, Desa Pandankrajan. Itu rumah yang mengalami kerusakan dengan kategori sedang sejumlah delapan,” tuturnya.

Selain mengakibatkan rumah warga dan kandang ternak rusak, lanjut Zaini, angin kencang yang menerjang Kecamatan Kemlagi juga mengakibatkan satu bangunan balai pertanian rusak total. “Bangunan balai pertanian ada yang rusak total, di Dusun Segawe Kidul, Desa Mojowono,” katanya.

Guna melakukan penanganan lanjutan terkait kejadian angin kencang tersebut, BPBD Kabupaten Mojokerto juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN karena banyak instalasi listrik yang terputus akibat kejadian angin kencang tersebut. (Khl/Ar).